Upaya Meminimalisir Longsor, Warga Dusun Cilumbu Gotong Royong Pasang Bronjong
Jumat, 06 Maret 2020
Gotong royong yang merupakan budaya warisan turun temurun bagi warga di Dusun Cilumbu, Desa Mekarlaksana, Kec. Culamega. Seperti halnya, kegiatan pelaksanaan bergotong royong memasang bronjong ditebing tanjakan Engkon, di pimpin lansung oleh Kepala Dusun (Kadus) Deni, sekaligus dikerjakan bersama warga secara kompak.
Pelaksanakan giat gotong royong memasang bronjong di tebing tanjakan Engkon ini, karena titiknya rawan longsor hingga wargapun berinisiatif untuk melakukan pemasangan kawat bronjong sebagai bentuk penyangga batu belah yang biasa digunakan sebagai penahan tanah darurat.
Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk minimalisir titik longsor, harapan untuk kedepannya akan menyusul tembok penahan tanah (TPT) oleh Dinas pemkab Tasikmalaya.
Selanjunya, beberapa warga dusun cilumbu yang diketuai Kadus Cilumbu, Deni serta para Ketua RT, bahu membahu gotongvroyong menyusun bronjong selama satu hari pada Sabtu, (29/02/2029) .
Selanjunya, untuk memastikan keamanan jalan lintas antar kecamatan yang longsor akibat tergerus derasnya hujan lebat pasca bencana alam nopember 2018 lalu, kini jalan tanjakan Engkon tersebut insyaallah untuk sementar aman.
Berhubung bantuan dari Pemkab Tasikmalaya tidak kunjung datang, maka akhirnya Pemdes mekarlaksana berinisiatif turun tangan untuk memasang bronjong demi keamanan dan keselamatan warga yang melintasi jalan tanjakan Engkon itu.
Beruntung ada sedikit bantuan dari pihak BPBD sehingga bisa melaksanakan pemasangan bronjong ini jelas Deni. Keberadaan titik longsor ini tidak jauh dari pemukiman warga sekitar di Desa Mekarlaksana. Padahal adanya jalur tersebut sangatlah penting untuk jalur lalu lintas warga, Baik itu lintasan anak-anak sekolah, pekerja dan para petani.
Sementara saat ini curah hujan diwilayah Tasik Selatan masih tetap tinggi, sedangkan untuk menunggu bantuan dari Pemkab Tasikmalaya, sepertinya masih butuh waktu lama dan belum tahu kapan turunnya bantuan tersebut. Maka dari itu, pembangunan pemasangan bronjong dilakukan saja untuk upaya darurat memasang batu dengan penggunaan kawat bronjong,” paparnya.
Hasil dari pantauan Warta Indonesia Pembaharuan (WIP), musim penghujan yang kini masih terus mengguyur kawasan pegunungan Cilumbu, Culamega sangatlah mengkhawatirkan lantaran Wilayah pemukiman tersebut berada diketinggian bukit dan pegunungan. Kades Mekarlaksana Beben, menghimbau pada seluruh masyarakatnya agar siaga untuk meningkatkan kewaspadaan bencana dimusim penghujan ini. Ungkapnya.
( S.Ade Hardi)