Puskesmas Bantarkalong Gelar Pelatihan Dokcil di Aula UPTD PKM

Kepala Puskesmas Bantarkalong Hj.Nina Saat Memberikan Materi Pada Peserta Pelatihan Dokci.

TASIKMALAYA, WIP - Selasa, (7/2/2023) pukul. 09-00 WiB UPTD Puskesmas Kecamatan Bantarkalong gelar kegiatan Pelatihan dokter kecil (Dokcil) bertempat di Aula PKM. Dalam pelatihan dokcil ini adalah para pesertany adalah siswa/i SDN dan MI se-kecamatan Bantarkalong yang terdiri dari kelas IV (empat) dan V (lima) yang terpilih dan sudah memiliki kriteria sebagai seoranng dokter kecil dan akan dilantik menjadi Tim Dokcil.

Dari hasil Pelatihan dokter kecil ini nantinya akan bekerja sama antara dinas pendidikan dari tingkat SD dan Madrasah dengan PKM Bantarkalong. Semenyara materi pelatihan dokter kecil di sampaikan oleh dr. Hendri dengan jumlah materi yang disampaikan di antaranta yakni UKS, dokter kecil, Kesehatan Lingkungan, Pencegahan penyakit menular, Kesehatan gigi mulut, Kesehatan mata dan telinga, Imunisasi dan Gizi, P3K.
Kepala Puskesmas Bantarkalong Hj.Nina saat di wawancari Warta Indonesia Pembaharuan (WIP) mengatakan, para Siswa/i yang mengikuti acara ini hingga selesai. Kemudian adik-adik tampak terlihat mereka dengan sukacita dan sangat antusias. Selanjutnya sesekali pemateri meminta siswa melakukan aktivitas kecil seperti bertanya jawab dan bermain. Tim Dokcil ini nantinya akan bertugas menolong teman yang sakit dan meningkatkan kemampuan hidup para siswa di lingkungan yang sehat sehingga dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal agar menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Semoga kedepannya bisa mengemban tugas sebagai dokcil dan Menjadi contoh untuk peserta didik yang lain, jelas Kepala PKM.
Seperti kita lihat dalam gambar secara simbolis ada penyerahan poster-poster, masker dan sertifikat dari pihak Puskesmas Bantarkalong yang diberikan kepada seluruh peserta pelatihan dokcil. Dalam hal ini Kepsek MI Nurul Fata Rohmayai S.Ag, mengungkapkan Rasa terimakasih kepada pihak Puskesmas karena dengan terbentuknya doker kecil di di srkolah kami, diharapkan dapat memberi contoh yang baik bagi siswa-siswa lain untuk dapat berperilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari. Selain itu, diharapkannya dengan adanya pembinaan dokter kecil dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap kebersihan dan kesehatan, dan juga bagi peserta didik yang tergabung dalam dokter kecil dapat menjadi panutan bagi peserta didik sehingga pengetahuan dan ilmu yang didapat, dapat disebarkan dan diamalkan baik dalam lingkungan madrasah, maupun di luar madrasah.

Sebagai Kepala Madrasah, Rohmayati mengharapkan kegiatan pembinaan Dokter Kecil ini untuk meningkatkan kemampuan perilaku bersih dan sehat, dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal, memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan pertumbuhan prinsip hidup bersih dan sehat serta berpartisipasi aktif didalam usaha peningkatan kesehatan di Madrasah, meningkatkan kesehatan fisik, mental dan sosial bagi peserta didik dan membentuk tim dokter kecil yang mandiri dan mampu menjadi ujung tombak intertervensi kesehatan di madrasah, khususnya di MI Nurul Fata. Pungkasnya. (S.Ade Hardi)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel